• icon021-84590703
  • iconpiket@satsiber-tni.mil.id

Cyber Security is Critical to Protecting Our Nations's Infrastructure

George Foresman

Artikel & Berita

Info Siber

Sindikat Pemalsu Hasil Tes PCR Dan Antigen, Kemenkes: Mereka Miliki Akses User ID Lab Pemeriksa


milcsirt-tni.mil.id, JAKARTA – Chief Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan, Setiaji, membantah adanya peretasan pada sistem aplikasi PeduliLindungi terkait dengan sindikasi pemalsu surat hasil tes PCR/ antigen.

“Setelah mendapatkan laporan temuan pemalsuan hasil swab di aplikasi PeduliLindungi, kami langsung melakukan investigasi internal terkait dengan berbagai kemungkinan yang ada,” kata Setiaji kepada Cyberthreat.id, Jumat (4 Maret 2022).

Pada 25 Februari lalu, Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap sindikasi pembuat surat hasil tes PCR/antigen palsu yang terhubung ke PeduliLindungi.

Polisi menetapkan empat tersangka, yakni MSF, S, HF, dan AR. Salah satu dari mereka ialah orang yang bekerja di bandara, sisanya bertugas untuk mencari pembeli, penghubung, dan operator.

Berdasarkan hasil investigasi Kemenkes, Setiaji menagatakan, tidak menemukan adanya indikasi peretasan PeduliLindungi. Yang terjadi ialah tersangka mendapatkan user id dari lab pemeriksa/tes Covid yang digunakan untuk memasukkan data palsu ke New All Record (NAR), sistem big data menyangkut hasil tes Covid dan vaksinasi milik Kemenkes.

“Dari investigasi memang tidak ada aktivitas ilegal yang mengarah ke pembobolan PeduliLindungi, tetapi mereka menggunakan user id untuk memasukkan data palsu hasil swab ke sistem,” kata Setiaji.

Kepolisian saat  ini masih mendalami apakah tersangka mendapatkan bantuan dari petugas klinik/lab pemeriksa untuk mengunggah hasil PCR/antigen palsu tersebut.

Setiaji mengatakan, Kemenkes telah melakukan sejumlah perbaikan agar user id entry tersebut tidak lagi jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ia memastikan aktivitas ilegal tersebut tidak sampai mengganggu operasional aplikasi dan hingga kini tetap berjalan normal.

“Kami akan  terus melakukan upaya maksimal untuk menjamin keamanan data informasi pengguna di aplikasi PeduliLindungi,” tutur Setiaji.[]

Redaktur: root.geek

News

Kredensial 1.900 Situsweb Pemerintah Indonesia Dicuri Malware Stealer

Serangan masif dilakukan oleh peretas perangkat lunak jahat pencuri informasi (stealer malware) yang menargetkan kredensial ribuan situsweb pemerintah ... Selengkapnya »

News

Ironi Penyelesaian Kasus Peretasan Di Tanah Air

SITUSWEB pemerintah secara umum dari waktu ke waktu selalu menjadi sasaran peretasan. Ini karena insiden yang terjadi bakal mudah mengundang perhatian ... Selengkapnya »

News

Tak Terdeteksi Antivirus, Malware Android Brata Kini Menghapus Perangkat Setelah Mencuri Data Perbankan

Malware Android yang dikenal dengan nama BRATA telah dikembangkan dalam versi terbaru dengan kemampuan semakin berbahaya, termasuk pelacakan GPS. ... Selengkapnya »



Ancaman & Kerentanan

Keamanan Siber

Pertama kali mendapatkan sebuah celah keamanan (bug) pada sebuah aplikasi , Kattie Paxton-Fear (@Ins...

Selengkapnya »
Media sosial telah menjadi bagian dari aktivitas keseharian kita. Mengunggah pemikiran, foto, video ...

Selengkapnya »
Kita sering mendengar kabar ada orang yang akun media sosialnya diretas. Namun, bagaimana sebetulnya...

Selengkapnya »
Pada tanggal 22 Agustus 2018, Apache Software Foundation mengumumkan sebuah kerentanan remote code e...

Selengkapnya »